sesosok perempuan yang lahir pada 27 Juli 1880 di Tuscumbia, kota kecil di barat laut Alabama, Amerika Serikat. perempuan tunanetra dan tunarungu yang menaklukan dunia.beginilah kisahnya.
pada tanggal 27 Juli 1880 Helen Keller di lahirkan layaknya bayi lainnya. mempunyai indra pendengaran dan indra penglihatan yang berfungsi dengan baik. namun pada umur 19 bulan, ada suatu penyakit yang menyerang nya dan menyebabkan dirinya menjadi buta dan tuli. setelah itu hidupnya seperti mimpi abadi yang gelap dan tidak bersuara. Namun dengan di bantu oleh gurunya Anne Sullivan, Helen Keller mulai dapat melihat dan mendengar melalui indra peraba, penciuman dan pengecapnya.

Karena usaha dan kerja keras nya dia berhasil mencapai prestasi luar biasa pada umur 10 tahun dengan fenomenal pendidikannya. pada tahun 1900, ia menjadi mahasiswa buta-tuli pertaa yang diterima di Radcliffe College. Pada akhir Maret 1903, "the Story Of My Life' buku otobiografi nya, lahir dari dunia sunyinya. buku ini menjadi Best Seller Internatinal hingga sampai sekarang dan di terjemahkan lebih dari 50 bahasa.
Pada tanggl 28 Juni 1904, berselang sehari setelah ulang tahunnya ke 24, ia berhasil menjadi orang pertama tunanetra-tunarungu yang mendapat gelar diploma. Menjelang akhir tahun 1910, Helen mulai belajar berbicara dan hasilnya pada tahun 1913 dia berhasil memberikan pidato pertamanya di depan publik di Montclair New Jersey. sejak itu karirnya mulai berkembang hingga puluhan tahun.
Perjalanan hidup Helen Keller yang penuh perjuangan difilmkan pada tahun 1955, tahun yang sama ketika dia meraih Academy Award untuk The Unconquered, film biografinya itu. Helen Keller menjadi ikon yang nyaris tak tergantikan bagi pata penderita cacat tubuh yang dapat menembus keterbatasan fisiknya.
"Jauh lebih baik berlayar selamanya di malam kebutaan, tetapi mempunyai perasaan dan pikiran, daripada hanya berpuas diri dengan kemampuan untuk melihat semata"
itu lah yang dikatakan Helen Keller yang harusnya dapat menjadi sebuah hantaman bagi kita yang kondisi fisiknya lebih baik daripada dirinya.
seseorang yang mempunyai keterbatasan fisik saja dapat mensyukuri apa yang ada pada dirinya, bahkan dia mengubah hidupnya dan dapat menaklukan dunia. sedangkan kita, yang mempunyai keadaan fisik yang lebih baik darinya hanya berpuas diri dengan melihat dunia dan tidak mampu menaklukan dunia bahkan sebagian dari kita gagal dalam menghadapi dunia kecil kita.
Dunia batin jauh lebih kaya dari pada dunia lahir. Dunia bati yang membimbing indra manusia. seperti yang di katakan Helen Keller:
"Keindahan matahari terbenam yang dilihat oleh kawanku, yang melintasi bukut lembayung, memang luar biasa. Namun matahari terbenam di dalam mata batinku membawa sukacita yang lebih murni, karena itu merupakan perpaduan dari berbagai keindahan yang kita ketahui dan hasrati"
Helen Keller adalah sesosok yang dapat kita jadikan cermin untuk menintropeksikan diri kita. Dia juga lah sosok yang telah banyak mengubah pemikiran orang dengan kata-kata bijaknya dalam menghadapi kehidupannya.
"Cinta dan iman bersemi dan tumbuh dari proses spiritual yang hanya sedikit mengandalkan kemampuan indrawi."
"Hanya cinta yang kuasa meruntuhkan dinding yang memisahkan kita dan kebahagiaan"
"Orang bilang, kerlingan mata seorang kekasih mampu menggetarkanmu dari suatu jarak. Tetapi tiada jarak dalam sentuhan tangan seorang kekasih."
"Aku berusaha menjadikan penglihatan di mata orang lain sebagai mentariku, musik yang didengar telinga orang lain sebagai sinfoniku, dan senyum di bibi orang lain sebagai kebahagiaanku"
"Manusia yang menglihat ke dalam batinnya pada akhirnya akan menemukan luas dan makna semesta"
"Hal-hal menari dan kejutan-kejutan masih berlimpah, dan petualangan justru sangat kental di dalam kegelapan"
"Ketajaman penglihatan kita tidak bergantung pada kemampuan mata kita melihat, tetapi pada kemampuan kita merasakan. Keindahan tidak tercipta dari pengetahuan belaka."
"Manusia yang menglihat ke dalam batinnya pada akhirnya akan menemukan luas dan makna semesta"
"Segala hal memiliki keajaiban, termasuk kegelapan dan kesunyian, dan aku belajar bahwa bagaimanapun keadaanku, pasti ada kepuasan di dalamnya."
"Mimpi membawa bagi kami suatu pikiran yang terlepas dari siapa dan bagaimana kami, hingga jiwa akan mampu meluruskan sifatnya, menebarkan layar lebar dengan tali-temali yang lebih panjang, dan meluncur dengan sukacita menuju ketakterbatasan."

3 Komentar untuk ""
K3r3n
Mantul
Helen Keller
Contoh manusia yg fenomenal dan ajaib